KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) Mandiri UNIPDU 2021 : "Psikoedukasi dan Pendampingan Kesehatan Mental dan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Posyandu Remaja Desa Nglele, Jombang"
Hai haii sobat blogger.. Wahh udah lama banget yah mimin vakum dari dunia perbloggeran, soalnya mimin lagi banyak tugas kuliah nih, ada yang mau bantuin ga? Eheheheh
Ehh
sampe lupa nih, mau bahas apaan
Jadii kali ini aku mau bahas tentang kegiatan KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) yang dilakukan secara mandiri. Pada tanggal 17 Juli 2021 kemarin, Unipdu Jombang mempunyai program kuliah pengabdian masyarakat secara mandiri, jadi mahasiswa mengabdi di daerah tempat tinggal masing-masing karena adanya pandemi Covid-19 ini.
Kalau
pengabdian masyarakat dilakukan mandiri, seru nggak sih? Yaaa seru seru aja
sih, justru lebih terkesan kegiatannya karena lebih terasa usahanya menuju
kesuksesan kegiatan 😊
KPM
Mandiri pasti memiliki sebuah tema, nahh tema kali ini pastilah tentang
covid-19. Karena aku berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan, jadii topik yang aku
ambil adalah tentang Kesehatan.
Nama Kegiatan aku adalah “Psikoedukasi dan Pendampingan Kesehatan Mental dan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Masa Pandemi Covid-19 Di Posyandu Remaja Desa Nglele, Jombang”.
Kenapa ambil Psikoedukasi Kesehatan mental dan reproduksi remaja? Karena di posyandu tempat aku mengabdi ini memiliki problem yaitu adanya keluhan dan juga data yang menunjukkan bahwa remaja di Posyandu Remaja Desa Nglele, Jombang banyak yang mengalami gangguan menstruasi, seperti hipomenorea, hipermenorea, amenorea, polimenorea, dan sebagainya, tetapi remaja belum mengetahui apa yang sedang dialaminya. Data ini menjadi salah satu bukti bahwa di posyandu remaja membutuhkan edukasi tentang gangguan menstruasi, ditambah adanya pandemi Covid-19 yang dapat mempengaruhi psikologis remaja mulai dari cemas, stress, kekhawatiran akan kesehatannya, dan lainnya. Psikologis remaja dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keseimbangan Kesehatan reproduksi salah satunya adalah munculnya gangguan menstruasi.
Setelah
adanya data tersebut, segeralah aku bertindak nih.. izin melakukan kegiatan ke Kepala
Desa Nglele (Bapak Khoirul anam), kemudian konsultasi dengan dosen pembimbing
lapangan (Bapak Dr. Nasrudin, SKM.M.Kes), dan juga koordinasi dengan pengelola
posyandu remaja (Ibu Zuliani, S.Keb). Setelah rencana kegiatan disetujui, barulahh
action kegiatan.
Kegiatan
diikuti oleh 24 remaja hebat, pada hari minggu 8 Agustus 2021, pukul 08.00-11.00 WIB di Posyandu Remaja,
RT/RW 02/01, Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, Jombang. Peserta kegiatan antusias
sekali dalam berpartisipasi. Pengelola dan kader posyandu juga sangat ramah dan
dapat bekerjasama dengan baik.
Dari
kegiatan ini, diharapkan remaja paham dan mampu mengelola diri dari gangguan psikologis
supaya tidak berimbas ke Kesehatan reproduksinya. Sehingga data terjadinya
gangguan menstruasi pada remaja kedepannya semakin menurun.
Nahh
dari sini dapat disimpulkan bahwa Kesehatan bukan hanya tentang apa yang kamu
makan, tetapi juga tentang apa yang kamu pikirkan dan kamu rasakan, Stay Health
Ya Guys 😊 Bersama kita lewati pandemi ini
dengan hati yang gembira, dan semoga pandemi segera berakhir.
Sudahh selesai nihh review kegiatan pengabdian masyarakat mimin kemarin, sekian dari mimin yaa.. semoga kegiatan ini bisa menginspirasi para pengelola
dan kader posyandu remaja di daerah manapun.
Terimakasihh, sampai jumpa di cerita lainnya.
Nama : Maratus Sholikah
#kpmmandiriUnipdu2021
#UnipduJombang
#MahasiswaFakultasIlmuKesehatan
#Salamsehatjiwa
#psikologisRemaja
#kesehatanReproduksiRemaja

Semangat kakak❤️
ReplyDeleteSemangat adekku yang cantik. Semoga ilmunya bermanfaat bagi sesama.
ReplyDeleteLanjutkan, semangat 😉
ReplyDelete